
On Air lagi edisi yang ke 6. Langkah ini membuktikan bahwa madrasah tidak hanya belajar di bidang keagamaan, tapi juga siap bertarung di era digital. Mengenakan seragam khasnya, para murid tampak begitu antusias saat pertama kali menyentuh microphone, mengatur audio, dan menyusun skrip siaran.
Topik yang mereka angkat pun sangat beragam. Mulai dari obrolan santai khas remaja hingga diskusi kritis tentang cara menyaring berita hoax di media sosial. Lewat medium podcast ini, mereka belajar menyuarakan isi kepala dengan santun, terstruktur, dan tentunya tetap berbobot.
Bagi mereka, podcast bukan sekadar tren atau keren-keren belaka. Ini adalah ruang belajar baru untuk mengasah mental, melatih public speaking, sekaligus menjadi jalan dakwah masa kini yang lebih relevan bagi generasi Z.
Dengan modal kreativitas tinggi dan bimbingan guru yang mumpuni, para kreator muda dari madrasah ini siap mewarnai dunia digital dengan konten-konten yang menginspirasi.


